Minggu, 30 Januari 2011

memcahkan masalah tanpa emosi

MAKRO


Zat gizi Makro adalah zat gizi yang dibutuhkan dalam jumlah besar dengan satuan gram. Zat gizi yang termasuk kelompok zat gizi makro adalah karbohidrat, lemak dan protein.

. Fungsi Zat Gizi Dan Sumbernya Dalam Bahan Makanan



1. Karbohidrat
Karbohidrat sumber kalori utama bagi manusia. Walaupun jumlah kalori yang dihasilkan hanya 4 kal dari 1 gram karbohidrat, namun bila dibanding protein dan lemak, karbohidrat merupakan sumber kalori yang lebih mudah didapat. Disamping itu beberapa golongan karbohidrat mengandung serat (dietary fiber) yang berguna bagi pencernaan. Karbohidrat merupakan sumber energi bagi semua individu. Karbohidra mudah di dapatkan dan hampir semua bahan makanan mengandung karbohidrat. Pada gambar 2.5 berikut ini dapat dilihat bagan klasifikasi dan fungsi dari karbohidrat.

a. Klasifikasi karbohidrat
Berdasarkan susunan kimia dari karbohidrat, maka karbohidrat terbagi tiga, yaitu :
1) Monosakarida
Monosakarida tergolong karbohidrat yang paling sederhana dan merupakan molekul terkecil dari hidrat arang. Monosakarida dapat langsung diserap oleh tubuh melalui dinding usus dan masuk ke dalam aliran darah. Terbentuknya monosakarida di dalam tubuh terbentuk dari pemecahan kedua macam sakarida lainnya.
Ada 3 macam monosakarida, yaitu:
(a) Glukosa
Disebut juga dengan dektrosa. Zat gizi ini banyak terdapat dalam buah-buahan dan sayur-sayuran. Semua jenis karbohidrat dalam tubuh akan diubah menjadi glukosa.
(b) Fruktosa
Disebut juga dengan levulosa. Zat ini bersama dengan glukosa terdapat dalam buah-buahan, terutama terkandung dalam madu sehingga memberikan rasa manis yang khas pada madu.
(c) Galaktosa
Galaktosa merupakan pemecahan dari disakarida, sering juga disebut dengan gula susu karena dihasilkan dari susu sapi atau ASI.

2) Disakarida
Disakarida merupakan penggabungan dari dua macam molekul monosakarida. Pemecahan terjadi di dalam tubuh dengan adanya bantuan enzim. Disakarida yang penting dalam bahan makanan adalah:
(a) Sukrosa (Gula pasir)
Di dalam proses pencernaan, sukrosa dipecah menjadi glukosa dan fruktosa. Sukrosa banyak terdapat pada gula tebu dan gula aren.

(b) Maltosa
Maltosa merupakan hasil antara pemecahan zat pati. Maltosa akan dipecah kembali menjadi dua molekul glukosa. Terdapat pada gandum yang sedang tumbuh (kecambah).
(c) Laktosa (Gula susu)
Jenis karbohidrat ini banyak terdapat pada susu. Di dalam tubuh laktosa sulit untuk dicerna dibandingkan dengan sukrosa dan maltosa. Kesulitan dalam mencerna laktosa di dalam tubuh , pada sebagian orang dapat menimbulkan efek pada kesehatan. Terjadinya diare setelah mengkonsumsi laktosa merupakan salah satu dampaknya. Laktosa intoleran merupakan kondisi di mana seseorang tidak dapat mencerna laktosa di intestinum tenue. Orang yang menderita laktosa intoleran tidak dapat mengkonsumsi susu dengan
kandungan laktosa tinggi.
Kadar laktosa dalam susu sapi antara 4 – 5 %, sedangkan dalam susu manusia antara 6 -7 %. Laktosa di dalam pencernaan akan dipecah kembali menjadi 1 molekul glukosa dan 1 molekul galaktosa.
3) Polisakarida
Polisakarida merupakan penggabungan dari beberapa molekul monosakarida. Beberapa polisakarida yang penting ialah zat pati, glikogen, dan selulosa. Zat pati merupakan sumber kalori yang sangat penting, karena sebagian besar karbohidrat dalam makanan terdapat dalam bentuk zat pati. Glikogen merupakan cadangan karbohidrat dalam tubuh yang disimpan dalam hati dan otot. Oleh karena itu glikogen banyak terdapat pada bahan pangan yang bersumber dari hewani berupa daging. Sedangkan selulosa merupakan bagian dari tumbuhan yang tak dapat dicerna oleh organ pencernaan pada manusia. Namun selulosa memiliki manfaat lain bagi tubuh. Beberapa fungsi selulosa dalam tubuh adalah :
(a) Merangsang alat pencernaan untuk mendapatkan getah cerna yang cukup.
(b) Membentuk volume makanan sehingga memberikan rasa kenyang.
(c) Membantu memadatkan feses (sisa zat gizi yang tidak dapat diserap lagi
oleh dinding usus.
4) Serat
Bahagian dari karbohidrat yang tidak kalah pentingnya adalah sellulose, yang sering juga disebut serat. Serat banyak terdapat pada sayuran , terutama pada bagian daun dan buah. Semakin tua buah dan sayuran makin banyak kandungan seratnya. Sifat serat adalah sukar larut dan tidak dapat dicerna oleh tubuh. Serat tidak berguna untuk pertumbuhan, namun bermanfaat bagi tubuh.
Fungsi Serat secara khusus adalah
a) Memelihara kesehatan tubuh (menarik air dari pembuluh darah sehingga feces jadi lunak, dan mendorong pengeluaran yang efisien melalui usus).
b) Serat juga dapat mengurangi penyerapan lemak sehingga tingkat kolesterol darah turun dan resiko penyakit jantung koroner kecil.
c) Serat membantu menurunkan berat badan. Sumber serat adalah biji-bijian berkulit dan daging, buahbuahan dan sayur-sayuran. Orang dewasa sebaiknya mengkonsumsi serat 25 gr/hr.

b. Fungsi karbohidrat bagi tubuh
Di dalam tubuh manusia karbohidrat berfungsi sebagai :
1) Menghasilkan energi
Karbohidrat merupakan zat makanan penghasil energi yang utama. Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja. Karbohidrat dalam tubuh berbentuk monosakarida, diedarkan oleh hati ke dalam sel-sel tubuh. Dengan adanya oksigen maka monosakarida teroksidasi dan dibawa oleh darah dari hati ke seluruh bagian tubuh .
Hasil dari oksidasi adalah panas atau kalori. Panas yang terjadi kemudian diubah oleh tubuh menjadi energi/tenaga untuk bergerak. Semakin banyak otot yang digerakkan, maka semakin
banyak karbohidrat yang dibutuhkan.
2) Cadangan tenaga bagi tubuh
Jumlah karbohidrat dalam makanan yang kita konsumsi tidak selalu seimbang dengan jumlah karbohidrat yang diperlukan. Jika aktifitas sedikit dan konsumsi karbohidrat lebih banyak, maka
akan terjadi kelebihan karbohidrat. Kelebihan karbohidrat tidak dibuang begitu saja oleh tubuh,
tetapi dapat disimpan. Kelebihan ini dapat digunakan sewaktuwaktu jika tubuh memerlukan. Oleh karena itu jika seseorang kurang mengkonsumsi karbohidrat sementara aktifitas meningkat, maka kebutuhan tubuh akan karbohidrat dapat dipenuhi dari cadangan. Namun hal ini hanya bersifat sementara. Jika berlangsung dalam waktu lama, maka akan terjadi defisiensi zat gizi yang berdampak pada munculnya penyakit tertentu. Kekurangan karbohidrat
dalam waktu yang lama memaksa tubuh untuk mengambil cadangan energi yang berasal dari lemak dan protein. Jika hal ini terus berlangsung tanpa ada upaya pencegahan makan cadangan protein dan lemak akan semakin berkurang. Ini dapat membahayakan kesehatan pada manusia. Namun jika terjadi penumpukan cadangan karbohidrat, juga tidak dapat dibiarkan. Kelebihan karbohidrat akan tersimpan dalam bentuk lemak di bawah jaringan kulit. Jika hal ini dibiarkan dapat menyebabkan terjadinya kelebihan berat badan yang menimbulkan kegemukan atau obesitas.
3) Memberikan rasa kenyang
Salah satu kelebihan dari karbohidrat adalah volume yang besar. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan selulosa di dalam bahan makanan. Volume makanan yang besar ini dapat
memberikan rasa kenyang.
c. Kebutuhan Karbohidrat bagi tubuh
Kebutuhan karbohidrat pada setiap individu tidaklah sama. Seperti telah dijelaskan sebelumnya, fungsi dari karbohgidrat diantaranya adalah sebagai penghasil energi. Tinggi rendahnya aktifitas seseorang, maka akan berbeda kebutuhan karbohidratnya. Bagi orang dewasa yang bekerja tidak terlalu berat, kebutuhan tubuh rata-rata akan karbohidrat antara 8 sampai 10 gram untuk tipa kilogram berat badan setiap hari.
d. Karbohidrat dalam Bahan Makanan
Karbohidrat banyak terdapat dalam bahan makanan nabati, berupa gula sederhana, heksosa, pentosa, maupun karbohidrat dengan berat molekul yang komplek seperti pati, pektin, selulosa, dan lignin. Pada umumnya buah-buahan mengandung monosakarida seperti glukosa dan fruktosa. Disakarida seperti gula tebu (sukrosa atau sakarosa) banyak terkandung dalam batang tebu; di dalam air susu terdapat laktosa atau gula susu. Beberapa golongan oligoskarida seperti dekstrin terdapat dalam pati, roti, sirup , dan bir.

Sedangkan berbagai polisakarida seperti pati banyak terdapat dalam buah-buahan.
Sumber karbohidrat yang utama dalam bahan makanan adalah serealia dan umbi-umbian. Seperti terdapatnya kandungan pati yang berbeda-beda pada beberapa golongan serealia.


Pada hasil ternak, khususnya daging, karbohidrat terdapat dalam bentuk glikogen yang tersimpan dalam jaringan otot dan dalam hati. Karbohidrat yang terdapat pada daging ternak terdiri dari glikogen. Glikogen terdapat dalam tenunan, terutama hati, cepat sekali mengalami pemecahan menjadi glukosa setelah lernak dipotong. Pada daging yang berwarna merah terdapat gula dalam jumlah kecil (D-glukosa, D-fruktosa, dan D-ribosa) yang terekstraksi ke dalam kaldu daging. Pada susu karbohidrat terdapat dalam bentuk laktosa; air susu sapi mengandung sekitar 5% laktosa, tetapi pada susu skim kering terkandung lebih dari 50% laktosa.



2. Protein
a. Susunan Kimiawi Protein
Protein terbentuk dari banyak asam amino. Protein merupakan suatu zat makanan yang amat penting bagi tubuh. Zat ini disamping berfungsi sebagai penghasil energi, dalam tubuh
juga memiliki fungsi utama sebagai zat pembangun dan pengatur. Protein adalah sumber asam–asam amino yang mengandung unsur-unsur Carbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), dan Nitrogen (N) yang tidak dimiliki lemak dan karbohidrat. Molekul protein juga mengandung fosfor, belerang, dan ada jenis protein yang mengandung unsur logam seperti besi dan tembaga. Diet manusia harus mengandung 10 asam amino esensial. Manusia tidak dapat mensintesa kesepuluh asam amino ini dalam jumlah yang memadai untuk mendukung pertumbuhan bayi atau mempertahankan kesehatan orang dewasa. Dalam bentuk protein asam amino melaksanakan banyak fungsi struktural, hormonal dan katalitik yang esensial bagi kehidupan.
Protein merupakan komponen terbesar di dalam tubuh setelah air. Diperkirakan 50% dari berat kering sel dalam jaringan seperti misalnya hati dan daging terdiri dari protein, dan dalam
tenunan segar sekitar 20%. Berdasarkan susunan kimiawi dari masing-masing protein dapat dibagi menjadi tiga golongan, yaitu:
1) Protein sederhana
Disebut protein sederhana karena tidak berikatan dengan zat lain. Beberapa contoh protein sederhana adalah albumin dalam putih telur (ovoalbumin), albumin dalam susu (laktalbumin), globulin dan sebagainya.
2) Protein bersenyawa
Protein ini dapat membentuk ikatan dengan zat lain seperti glikogen membentuk glikoprotein, dengan zat warna , seperti dalam hemoglobin yang membentuk warna merah pada darah, membentuk kromoprotein.
3) Turunan atau derivat dari protein
Termasuk dalam turunan protein adalah albuminosa, pepton, gelatin, peptida dan sebagainya. Protein bukanlah merupakan zat tunggal akan tetapi terdiri dari unsur-unsur pembentuk protein yang disebut asam amino. Suatu protein dapat diibaratkan sebagai seuntai kalung yang terbuat dari manik-manik yang bentuk dan ukurannya tidak sama akan tetapi dapat membentuk kalung yang serasi. Protein sangat diperlukan tubuh. Fungsi utamanya sebagai zat pembangun sangat diperlukan pada masa pertumbuhan. Pada masa bayi hingga remaja, kebutuhan protein lebih besar persentasenya dibandingkan dengan pada masa dewasa dan manula. Pada masa dewasa dan manula protein dibutuhkan untuk mempertahankan jaringan-jaringan tubuh dan mengganti sel-sel yang telah rusak.


d) Sebagian bisa disintesa AA esensial

Asam amino merupakan hasil hidrolisis protein dengan asam, alkali, dan enzim. Asam amino terdiri dari sebuah gugus amino dan sebuah gugus karboksil serta sebuah atom hidrogen.
Asamamino terbagi dua,yaitu asam amino essensial dan non essensial. Asam amino essensial merupakan as.amino yang dapat dibentuk oleh tubuh manusia, sedangkan as. Amino non
essensial tidak dapat dibentuk oleh tubuh manusia, sehingga didapat dari makanan sehari-hari. Contoh as. amino essensial adalah lisin, leusisn, isolusin, teronin, metionin, valin, venilalanin,
histidin, dan originin. Arginin tidak essensial bagi anak-anak dan orang dewasa tetapi berguna bagi pertumbuhan bayi, sedang histidin, essensial bagi anak-anak tetapi tidak essensial bagi
orang dewasa.

b. Mutu Protein Makanan
Kandungan asam amino esensial pada protein dapat membedakan penggolongan protein.
1) Protein sempurna, merupakan protein yang mengandungan semua asam amino esensial. Protein sempurna dapat diperoleh dari bahan makanan hewani, telur dan susu.
2) Protein tidak sempurna, merupkan protein yang tidak mengandung semua asam amiono esensial. Sumbernya berasal dari bahan pangan nabati contohnya kacangkacangan
Protein yang terdapat dalam bahan makanan hewani, seperti telur, daging , ikan, ayam, udang dan sebagainya, mengandung semua jenis asam amino, sehingga bahan makanan tersebut termasuk dalam golongan protein sempurna. Protein sempurna juga terdapat pada bahan pangan nabati. Namun hanya dari kelompok kacang-kacangan saja yang mengandung protein sempurna, sementara dari golongan pangan nabati lainnya tergolong protein tidak sempurna.
Protein tidak sempurna dari dua bahan nabati apabila digabungkan, maka kedua jenis protein itu akan saling mengisi sehingga dapat membentuk protein yang sempurna. Untuk memperoleh asam amino yang berbeda sehingga dapat saling mendukung pembentukan protein tubuh, maka sebaiknya jangan mengkonsumsi dua bahan makanan nabati yang sejenis. Seperti, beras dan jagung. Tetapi harus mengkonsumsi dua jenis bahan makanan yang berbeda, seperti jagung dengan kacang hijau dan sebagainya. Sehingga tanpa harus mengkonsumsi bahan pangan hewani, kita sudah dapat memenuhi kebutuhan akan asam amino esensial jika variasi bahan makanan yang dikonsumsi cukup.
Disamping kandungan asam amino esensial , faktor lain yang menentukan mutu protein adalah nilai cerna. Nilai cerna menunjukkan persentase protein dari bahan makanan yang dapat
diserap oleh dinding usus untuk membentuk protein tubuh.
Sebagai contoh, nilai cerna telur adalah 100, ini berarti 100 %protein telur dapat diserap untuk protein tubuh. Nilai cerna beras adalah 96, jadi hanya 96 % dari protein beras yang dapat diserap oleh tubuh.

c. Fungsi Protein Bagi Tubuh
Secara garis besar fungsi protein bagi manusia adalah
sebagai berikut:
1) Untuk membangun sel-sel jaringan tubuh manusia Pertambahan berat badan dan pertambahan tinggi badan pada manusia, terutama pada bayi, sangat memerlukan protein untuk membentuk otot dan perkembangan jaringan-jaringan tubuh. Dengan kata lain pertmbuhan dan perkembangan memerlukan protein dalam jumlah cukup. Apabila protein bayi tidak mencukupi kebutuhan, maka pertumbuhan dan perkembangan pada bayi akan terhambat.
2) Untuk mengganti sel-sel tubuh yang rusak atau aus Sel –sel tubuh manusia tidak bersifat permanen. Supaya sel tubuh jumlahnya tidak berkurang, maka setiap sel yang rusak atau aus haruslah diganti dengan yang baru. Untuk mengganti sel-sel ini juga diperlukan protein. Hal inilah yang menyebabkan, orang dewasa pun yang sudah berhenti pertumbuhan tubuhnya masih tetap memerlukan protein.
3) Menjaga keseimbangan asam basa pada cairan tubuh Hal ini berkaitan dengan kimia faal tubuh. Rekasi cairan tubuh adalah netral, jadi tidak asam dan tidak basa. Protein sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan ini. Protein berfungsi
mengikat kelebihan asam dan basa dalam cairan tubuh, sehingga reaksi netral dari cairan tubuh selalu dapat dipertahankan.
4) Sebagai penghasil energi Protein yang berasal dari sel-sel yang diganti tidak dibuang dan tidak pula digunakan dalam pembentukan sel tubuh baru. Protein ini akan dibakar oleh tubuh dan sebagai hasilnya pembakaran tersebut didapatkan dalam bentuk kalori. Protein merupakan bahan pembentuk jaringan baru yang selalu terjadi dalam tubuh. Pada masa pertumbuhan proses pembentukan jaringan terjadi secara besar-besaran, terutama terjadi pada masa kehamilan, dimana protein membentuk jaringan janin dan pertumbuhan embrio. Protein juga menggantikan jaringan tubuh yang telah rusak dan perlu dirombak kembali sehingga terbentuk jaringan yang baru. Fungsi utama protein bagi tubuh ialah untuk membentuk jaringan baru dan mempertahankan jaringan yang telah ada. Apabila protein dikonsumsi manusia, maka protein yang dikonsumsi tersebut akan terurai menjadi asam amino. Protein dalam tubuh manusia, terutama dalam sel jaringan, berfungsi sebagai bahan pembentuk membran sel, dapat membentuk jaringan pengikat misalnya kolagen dan elastin, serta membentuk protein yang inert seperti rambut dan kuku.Protein juga berfungsi sebagai enzim, sebagai plasma (albumin), membentuk antibodi, serta dapat berfungsi sebagai bagian dari sel yang bergerak (protein otot). Kekurangan protein dalam waktu lama dapat mengganggu berbagai proses dalam tubuh dan menurunkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.

d. Bahan makanan sumber protein
Menurut sumbernya protein terbagi dua, yaitu protein hewani dan protein nabati. Protein hewani adalah protein yang berasal dari berbagai bahan makanan dari hewan, sedangkan protein nabati adalah protein yang bersumber dari tumbuh-tumbuhan. Bahan-bahan makanan yang banyak mengandung protein hewan adalah sebagai berikut:

1). Daging
Yang termasuk golongan ini adalah, daging sapi, daging kambing, daging babi, daging ayam, dan bagian-bagian dari tubuh hewan tersebut seperti otak dan jeroan. Protein yang terdapat dalam daging hewan ini susunannya hampir sama dengan susunan protein yang terdapat dalam tubuh manusia.

Sebagai makanan, daging memberikan protein setara lemak. Jumlah lemak yang terdapat dalam dging tergantung pada jenis hewan dan iklim ditempat hewan itu hidup. Daging
babi misalnya, lebih banyak mengandung lemaka dari pada daging sapi. Hewan-hewan yang hidup didaerah yang berklim dingin umumnya lebih banyak mengandung lemak jika dibandingkan dengan hewan-hewan yang hidup didaerah yang beriklim tropis. Satu hal yang mempengaruhi jumlah protein yang dapat diambil tubuh dari bahan makanan ini ialah adanya jaringanjaringan. Ikat dalam daging sehingga enzim tidak dapat msuk keseluruh bagian sel-sel daging untuk memecah protein agar dapat diserap oleh usus. Pemasakan daging dengan temperatur yang cukup akan memperbaiki daya cerna protein ini. Tetapi sebaliknya apabila
dimasak terlalu lama dengan temperatur yang terlalu tinggi akan menyebabkan daging itu menjadi lebih sukar dicerna.

2). Ikan
Nilai gizi ikan tidak banyak bedanya dengan nilai protein daging. Disamping itu ada keuntungan lain karena hampir seluruh protein daging ikan dapat diserap oleh tubuh manusia.

Kadar protein berbagai jenis ikan umumnya sama. Yang berbeda adalah kadar lemaknya. Ikan-ikan yang hidup diperairan yang beriklim tropis, umumnya tidak begitu tinggi kadar lemaknya. Lain halnya dengan ikan-ikan yang hidup didaerah yang beriklim dingin. Kadar lemak dari ikan salem misalnya sampai 12 %, sedangkan kandungan lemak dalam ikan Herring hanya 9 %, Tetapi kadar air dalam daging ikan rata-rata lebih dari 70 %, sedangkan dalam daging hewan lain kira-kira 60 %. Unsur gizi lainnya banyak terdapat dalam ikan, antara lain vitamin A dan B, tetapi vitmin C hampir tidak ada.


3). Telur
Berat telur yang dihasilkan oleh ternak-ternak yang berasal dari daerah beriklim tropis rata-rata 40 – 45 gram yang dapat dibagi menjadi :
• 12 % berat kulit
• 58 % berat putih telur
• 30 % kuning telurnya

Kulit telur sebagian besar terdiri dari calcium carbonat. Nilai gizi dari kuning telur dan putihnya agak berbeda, yaitu sebagai berikut:
• Kuning telur
kadar proteinnya 16 %, dan lemak 31 %
• Putih telur
kadar proteinnya 13 %, dan lemak 0.3 %.

Bagian dari telur yang mempunyai kandungan gizi lebih tinggi sebagai makanan adalah bagian kuning telur. Pada bagian ini yang utama terdapat asam-asam amino essesial
yaitu triptopan. Garam mineral yang banyak terdapat didalam telur adalah garam ferum dan fosfor, tetapi kalsium sedikit sekali. Namun demikian telur tetap merupakan bahan makanan
yang dijadikan pembanding untuk menentukan nilai cerna suatu bahan makanan lainnya.

Telur juga mengandung semua vitamin yang sangat dibutuhkan tubuh kecuali vitamin C. Vitamin larut lemak (A, D, E, K) serta vitamin yang larut dalam air (Tiamin, riboflavin, asam pantotenat, niasin, asam folat dan vitamin B 12). Dalam telur tidak terdapat karbohidrat, jadi pentingnya telur dalam hidangan adalah semata-mata dari segi jumlah zat-zat pembangun yang
ada didalamnya. Pada kuning telur kandungan kolesterolnya cukup tinggi. Karena begitu lengkapnya kandungan zat gizi pada telur, maka telur sangat baik untuk makanan bayi dan anak-anak. Satu butir telur mengandung enam sampai tujuh gram protein. Protein telur
mempunyai kualitas yang tinggi untuk pangan manusia. Protein telur mengandung semua asam amino esensial yang berkualitas sangat baik sehingga dapat dipakai sebagai standar untuk mengevaluasi protein pada jenis pangan yang lain.

4). Susu
Susu juga sumber protein hewani yang penting bagi manusia.
Pada tabel 2.5 berikut ini dapat dilihat kadar protein dari
berbagai jenis susu.
Pentingnya susu sebagai makanan manusia adalah karena protein susu mempunyai nilai yang sangat tinggi dan mudah dicernakan oleh susu manusia, sehingga dapat digunakan untuk menutupi kekurangan asam-asam amino essensial dari bahan makanan lainnya. Juga garam kalsium dan beberapa jenis unsur gizi lainnya. Tetapi harus diingat bahwa kadar garam ferum dalam susu, serta kadar vitamin A pada susu tidak begitu banyak. Hal ini sering menyebabkan anak-anak yang hanya diberi susu, dan tidak ditambah dengan bahan makanan lain yang mengandung kedua unsur itu akan menderita kekurangan vitamin A dan garam ferum.

Bahan-bahan makanan yang banyak mengandung Protein
nabati.

1) Beras sebagai sumber protein.
Pada saat ini, sebagian besar masyarakat di Indonesia yaitu kira-kira 70 % dari kebutuhan protein dalam makanan penduduk adalah protein yang berasal dari beras.

Keadaan seperti ini sebenarnya berbahaya, karena apabila dalam menu jumlah beras berkurang, maka dengan sendirinya kadar protein dalam makanan juga akan berkurang. Inilah yang menjadi sebab mengapa dalam masa paceklik sering timbul bahaya busung lapar. Mutu protein beras dianggap teringgi diantara serealia terutama kandungan lisinnya.
Protein dalam bahan makanan yang dikonsumsi manusia akan diserap oleh usus dalam bentuk asam amino. Kadangkadang beberapa asam amino yang merupakan peptida dan
molekul-molekul protein kecil dapat juga diserap melalui dinding usus, masuk ke dalam pembuluh darah.
Hal semacam inilah yang akan menimbulkan reaksi-reaksi alergik dalam tubuh yang sering kali timbul pada orang yang makan bahan makanan yang mengandung protein hewani seperti susu, ikan laut, udang, telur, dan sebagainya.

2) Kacang-kacangan
Satu-satunya bahan makanan yang dapat menambah jumlah protein dalam makanan penduduk yang harganya sedikit lebih murah dari harga daging, ikan dan sebagainya,adalah bahan makanan dari jenis kacang-kacangan, terutama kacang kedele.
Kadar protein dalam kacang kedele cukup tinggi yaitu 40 %, sedangkan kadar lemaknya 21 %.Tingginya kadar lemak dalam jenis kacang-kacangan ini sering menimbulkan kesukaran
dalam pencernaan, sehingga pemakaian kacang kedelai harus dalam jumlah yang agak terbatas.
Protein yang banyak pada kacang-kacangan adalah globulin. Disamping itu didalam kacang kedelai terdapat sejenis enzim, yaitu enzim anti tripsin yang bekerja menghambat pekerjaan tripsin dalam usus untuk mencernakan protein.Tetapi enzim ini tidak akan aktif apabila dipanaskan.
Pada jenis kacang-kacangan pada umumnya mengandung lisin yang tinggi. Jika digabungkan mengkonsumsi
dan kacang-kacangan, maka kan menutupi kekurangan dari masing-masing kandungan zat gizinya.

Selain kedelai makanan lain yang sering digunakan sebagai sumber protein adalah kacang hijau. Kadar protein protein pada kacang hinjau 20 % dan mengandung kadar lemaknya 1%, serta terdapat kandungan hidrat arangnya 50 % , Susunan atau komposisi zat gizi yang demikian ini lebih menguntungkan. Komposisi seperti ini tidak menimbulkan kesukaran dalam pencernaannya. Inilah sebabnya kacang hijau sering digunakan sebagai bahan makanan untuk menyembuhkan penderita busung lapar. Kacang hijau juga digunakan sebagai bahan makanan campuran pada makanan tambahan bagi bayi dan balita.


Kadar vitamin B1 dalam kacang hijau cukup tinggi, sehingga bisa juga digunakan sebagai penyembuh bagi penderita beri-beri. Jenis kacang lain yang juga baik digunakan adalah kacang merah. Tetapi pada umumny protein dalam kacangkacangan itu mengandung beberapa jenis asam amino essensial, terutama lisin, Metionin,dan triptofan.

Kedele dapat diolah menjadi berbagai produk. Diantaranya adalah susu, kembang tahu, tahu, tempe, tauco dan kecap. Semua hasil olahan ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein yang berasal dari nabati. Kedelai mengandung protein 35 % bahkan pada varitas unggul kadar proteinnya dapat mencapai 40 - 43 %.
Dibandingkan dengan beras, jagung, tepung singkong, kacang hijau, daging, ikan segar, dan telur ayam, kedelai mempunyai kandungan protein yang lebih tinggi, hampir menyamai kadar protein susu skim kering. Pada tabel 2.5a berikut ini dapat kita lihat perbandingan antara kadar protein kede dengan beberapa bahan pangan lainnya.
Bila seseorang tidak boleh atau tidak dapat makan daging atau sumber protein hewani lainnya, kebutuhan protein sebesar 55 gram per hari dapat dipenuhi dengan makanan yang
berasal dari 157,14 gram kedelai. Kedelai dapat diolah menjadi: tempe, keripik tempe, tahu, kecap, susu, dan lainnya.




Kacang tanah mengandung lemak yang agak banyak jika dibandingkan dengan jenis kacang lainnya yaitu kira-kira 49 % .
Karena itu kacang tanah yang dimakan dalam jumlah agak banyak sering kali menimbulkan mencret ( diarrhea ).

Hasil olahan kedele berupa tahu dan tempe merupakan makanan yang sangat poluper di masyarakat. Berbagai hidangan dapat diolah dari tahu dan tempe. Bebrapa jenis makanan seperti snack hingga sebagai lauk-pauk tahu dan tempe mampu memberikan sumbangan protein yang relatif terjangkau harganya bagi masyarakat.




e. Kebutuhan protein
Kebutuhan protein bagi manusia dapat ditentukan dengan cara menghitung protein yang diganti dalam tubuh. Ini bisa dilakukan dengan menghitung jumlah jumlah unsur nitrogen ( zat lemas ) yang ada dalam dalam protein makanan dan menghitung pula jumlah unsur nitrogen yang dikeluakan tubuh melalui air seni dan tinja.
Jumlah unsur nitrogen yang dikeluarkan dari tubuh seorang laki-laki dewasa yang berat badannya 70 kg kira-kira sebanyak 3 gram sehari. Tiga gram nitrogen ini ekivalen dengan 3 X 6.25 gram protein 18.75 gram protein ( 1 gram zat putih telur mengandung 0.16 gram unsur nitrogen.
Ini berarti secara teori seorang laki-laki dewasa yang berat badannya 70 kg hanya akan memerlukan 18.75 gram protein. Tetapi jika kita lihat bahwa penggunaan protein dalam
tubuh dipengaruhi oleh banyak faktor, sehingga dalam prakteknya jumlah protein itu belum dapat memenuhi keperluan tubuh. Sebabnya antara lain ialah sebagai berikut:
• Kadar protein 18.75 gram tubuh akan menyebabkan beberapa reaksi kimia yang tidak bisa berlansung dengan baik.
• Kecernaan protein itu sediri, Tidak semua bahan makananyang banyak mengandung serat-serat, proteinnya bisa diambil dari tubuh. Karena adanya serat-serat ini , enzimenzim tidak bisa masuk untuk memecah protein.
Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut, maka ditetapkan bahwa kebutuhan protein bagi seorang dewasa adalah 1 gram untuk setiap 1 kilogram berat badannya setiap hari. Untuk anak-anak yang sedang tumbuh , diperlukan protein dalam jumlah yang lebih banyak, yaitu 3 gram untuk setip kilogram berat badan. Perbedaan ini disebabkan karena pada anak-anak, protein lebih banyak dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan, sedangkan pada orang dewasa fungsi protein hanya untuk mempertahankan jaringan tubuh dan mengganti sel-sel yang telah rusak.

f. Akibat Kekurangan Protein
Kekurangan konsumsi protein pada anak-anak dapat menyebabkan terganggunya pertumbuhan badan si anak. Pada orang dewasa kekurangan protein mempunyai gejala yang kurang spesifik, kecuali pada keadaan yang telah sangat parah seperti busung lapar. Busung lapar yang banyak di derita oleh kelompok rawan gizi terutama bayi dan balita sungguh memprihatinkan. Pemerintah dengan beberapa program gizi telah berupaya untuk mengatasi masalah gizi tersebut. Akibat dari kekurangan protein dapat menyebabkan kwashiorkor.
Kwashiorkor merupakan salah satu penyakit yang timbul akibat kekurangan protein, kwashiorkor banyak diderita oleh bayi dan anak pada usia enam bulan sampai usia tiga tahun (Balita).

Ciri Penderita Kwashiorkor
• Pembengkakan pada kaki dan tangan
• Wajah sembab, otot kendur
• Rambut kemerahan dan mudah putus
• Muka seperti bulan

Pada usia ini merupakan masa yang sangat rawan, karena merupakan masa peralihan dari ASI (air susu ibu) ke PASI (pengganti air susu ibu) atau ke makanan sapihan. Banyak para ibu menganggap bahwa makanan pengganti ASI atau makanan sapihan adalah makanan yang mengandung beras dan serealia saja. Mereka kurang memperhatikan komposisi zat gizi yang harus terkandung dalam makanan sapihan.
Makanan sapihan pada umumnya mengandung karbohidrat dalam jumlah yang besar tetapi sangat sedikit kandungan proteinnya atau sangat rendah mutu proteinnya.
Padahal justru pada usia tersebut protein sedang sangat diperlukan bagi pertumbuhan badan anak. Penggunaan makanan sapihan yang bersifat instan sebaiknya tidak terlalu
sering diberikan.
Pada umumnya makanan ini hanya dominan mengandung serealia dan sedikit mengandung unsur zat gizi lainnya.Makanan sapihan sebaiknya dibuat sendiri, agar kita dapat menyajikan dalam keadaan segar langsung setelah diolah. Selain itu kita juga dapat memberikan kombinasi bahan makanan yang lebih ber variasi.
Penggunaan berbagai bahan makanan campuran dapat membantu memenuhi kebutuhan akan protein. Dengan menyajikan makanan campuran diharapkan kekurangan zat gizi pada satu jenis pangan dapat ditutupi dari penggunaan bahan pangan lainnya. Jika hanya menggunakan satu jenis opangan sumber dikhawatirkan kebutuhan gizi akan sulit dipenuhi. Saat ini pemberian makanan tambahan terutama untuk bayi dan balita
sudah mulai divariasikan.
Variasi yang dilakukan mulai dari konsistensi makanan (tekstur), serta variasi penggunaan bahan makanan dari berbagai jenis. Hal ini juga sangat baik dilakukan untuk memperkenalkan berbagai jenis bahan makanan pada anak sejak dini. Dengan mengenalkan makanan yang bervariasi sejak dini, maka mereka tidak mengalami kesulitan untuk menerima berbagai cita rasa dari makanan.

Selain Kwashiorkor, Kekurangan kalori protein (KKP) dapat terjadi baik pada bayi, anak-anak, maupun orang dewasa. Anak-anak balita (bawah tiga tahun) serta ibu-ibu mengandungdan ibu yang sedang menusui merupakan golongan yang sangat rawan terhadap kekurangan protein. Kekurangan protein sangat berdampak buruk pada kesehatan, terutama pada masa pertumbuhan. Oleh karena itu komposisi makanan yang mengandung protein perlu mendapat perhatian dalam menyusun menu di dalam keluarga.



Marasmus adalah istilah yang digunakan bagi gejala yang timbul bila anak menderita kekurangan energi (kalori) dan kekurangan protein. Perlu diingat bahwa penderita kwashiorkor
tidak kelihatan kurus, namun pada penderita marasmus penderita akan terlihat sangat kurus dan kelihatan lebih tua dari usia sebenarnya.


3. Lemak
LEMAK
• Terbentu dari 95% asam lemak & gliserol
1. Penghasil energi (1 gr lemak = 9 kal = 2¼ x energi 1 gr protein/KH)
2. “Protein – Sparer” (mencukupi energi hemat Protein)
3. Penghasil asam lemak esensial
4. Pembawa vitamin A, D, E dan K
5. Memberi rasa kenyang lebih lama

a) Fungsi Lemak Bagi Tubuh
Lemak terbentuk dari asam lemak dan gliserol. Lemak dalam tubuh berfungsi sebagai:

1) Penghasil energi
Lemak merupakan zat makanan yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh manusia.
Selain itu lemak dan minyak juga merupakan sumber energi yang lebih efektif dibanding dengan karbohidrat dan protein. Satu gram minyak atau lemak dapat menghasilkan 9 kkal, sedangkan karbohidrat dan protein hanya menghasilkan 4 kkal/ gram.
2) Penghasil asam lemak esensial.
Minyak atau lemak, khususnya minyak nabati, mengandung asam-asam lemak esensial seperti asam linoleat, linolenat, dan arakidonat yang dapat mencegah penyempitan pembuluh darah akibat penumpukan kolesterol.
3) Sebagai pelarut vitamin.
Minyak dan lemak juga berfungsi sebagai pelarut bagi vitamin yang hanya dapat larut di dalam lemak dan minyak, yaitu vitamin A, D, E, dan K.
4) Memberi rasa kenyang
Lemak dan minyak jika dikonsumsi akan memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Rasa kenyang yang lebih lama disebabkan oleh kandungan lemak itu sendiri yang sulit untuk
diserap sehingga berada lebih lama dalam lambung. dan juga lemak merupakan penghasil energi.

5) Protein Sparer
Lemak merupakan sumber energi selain karbohidrat dan protein. Dengan adanya kelebihan konsumsi lemak yang tersimpan sebagai cadangan energi, maka jika seseorang
berada dalam kondisi kekurangan kalori, maka lemak merupakan cadangan pertama yang akan digunakan untuk mendapatkan energi setelah protein. Oleh karena itu, dengan adanya cadangan lemak, maka penggunaan protein sebagai energi akan dapat dihemat. Namun
hal ini tentu saja hanya bersifat sementara. Apabila dalam makanan kita terdapat kelebihan hidrat arang dan lemak dari yang diperlukan oleh tubuh, maka lemak dan hidrat arang tersebut tidak akan langsung dibakar. Tetapi kelebihan ini akan diubah oleh tubuh menjadi lemak dan
disimpan sebagai cadangan tenaga yang akan diambil jika tubuh membutuhkan sewaktu-waktu.
Lemak cadangan ini terutama disimpan di bawah kulit, di sekitar otot. Selain itu, terdapat pula simpanan lemak di sekitar jantung, paru-paru, ginjal dan organ tubuh lainnya.
Kumpulan lemak disekitar ginjal ini mempunyai kegunaan khusus, yaitu untuk menjaga agar ginjal tidak mudah berpindah tempat. Cadangan lemak seperti ini tidak digunakan sebagai
cadangan kalori, kecuali dalam keadaan yang benar-benar memaksa. Pada orang gemuk, di sekitar perut dam mamae sering terdapat tumpukan lemak dalam jumlah yang lebih
banyak.
Cadangan lemak memang diperlukan di dalam tubuh. Tetapi jika cadangan ini jumlahnya terlalu banyak dapat berdampak pada gangguan kesehatan. Orang yang di dalam
tubuhnya terdapat timbunan lemak dalam jumlah yang berlebihan mempunyai kecendrungan untuk menderita penyakit jantung, ginjal, diabetes, tekanan darah tinggi dan penyakit
lainnya. Seseorang dengan kelebihan berat badan 10 % dari berat idealnya, maka orang tersebut sudah dapat digolongkan gemuk.

b) Lemak dalam makanan

Lemak dan minyak terdapat pada hampir semua bahan pangan dengan kandungan yang berbeda-beda. Tetapi lemak dan minyak sering kali ditambahkan dengan sengaja ke bahan makanan dengan berbagai tujuan.

Dalam pengolahan makanan, minyak dan lemak berfungsi sebagai penghantar panas, seperti minyak goreng, shortening (mentega putih), lemak (gajih), mentega,dan margarin.
Penambahan lemak juga dimaksudkan untuk meningkatkantekstur dan cita rasa makanan, seperti pada kembang gula, penambahan shortening pada pembuatan kue-kue, dan pada beberapa jenis masakan lainnya. Penambahan lemak dapat meningkatkan citarasa dan mutu dari suatu makanan, namun penggunaannya harus tetap terkendali dan jumlahnya tidak
berlebihan.

Berbagai bahan pangan seperti daging, ikan, telur, susu, apokat, kacang tanah, dan beberapa jenis sayuran mengandung lemak atau minyak yang biasanya termakan bersama bahan tersebut.

Gambar 2.26: Klasifikasi Asam Lemak
Lemak dan minyak tersebut dikenal sebagai lemak tersembunyi (invisible fat). Sedangkan lemak atau minyak yang telah diekstraksi dari ternak atau bahan nabati dan dimurnikan dikenal sebagai lemak minyak biasa atau lemak kasat mata (visiblefat). Lemak visible fat sering digunakan dalam berbagai pengolahan makanan. Sedangkan lemak tersembunyi adalah yang langsung dikonsumsi manusia saat seseorang mengkonsumsi makanan. Lemak hewani mengandung banyak sterol yang disebut kolesterol, sedangkan lemak nabati menngandung fitosterol. Lemak hewan darat seperti lemak susu, lemak babi, lemak sapi. Lemak hewan laut seperti minyak ikan paus, minyak ikan cod, minyak ikan Herring berbentuk cair dan disebut minyak



c. Nilai Gizi Lemak
Minyak dan lemak berperan sangat penting dalam gizi kita terutama karena merupakan sumber energi, cita rasa, serta sumber vitamin A, D, E, dan K. Manusia dapat digolongkan makhluk omnivora. Artinya makannya terdiri dari bahan hewani maupun nabati, karena itu dapat menerima minyak dan lemak dari berbagai sumber baik ternak maupun tanaman. Minyak merupakan jenis makanan yang paling padat energi, yaitu mengandung 9 kkal per gram
atau 37 kilojoul per gram.
Susunan menu manusia sangat bervariasi terutama terhadap proporsi relatif protein, karbohidrat, dan lemak/minyaknya, lokasi, kebiasaan, dan tradisi. Konsumsi lemak/minyak meskipun dapat fleksible jumlahnya dalam diet, tetapi perlu diperhatikan akibat dari konsumsi lemak dan minyak yang tinggi terhadap metabolisme dan kesehatan manusia.

Pada umumnya proporsi minyak dan lemak yang dikonsumsi ada kaitannya dengan tingkat ekonomi suatu negara. Di negara-negara yang telah maju teknologinya jumlah konsumsi lemak umumnya tinggi, sebaliknya di negara-negara yang penghasilannya terbatas pada hasil pertanian, jumlah konsumsi lemaknya rendah.







Beberapa bahan pangan yang tidak terserap seperti seratserat bahan pangan yang dikenal sebagai dietary fiber dapat ikut menurunkan kadar lemak dalam darah. Sayuran dan buahbuahan segar mengandung serat yang tinggi. Sehingga dengan banyak mengkonsumsi sayuran dan buah dapat membantu menurunkan kadar lemak dalam darah. Selain itu serealia juga dapat berfungsi menurunkan kandungan lemak dalam darah.
Serealia dan hasil olahannya juga dapat menyerap kelebihan lemak pada makanan yang dikonsumsi.
Beberapa sterol yang ada dalam bahan pangan, khususnya niasin (asam nikotinat), bila diberikan pada dosis tinggi, kirakira 3 gram per hari, (yang dianjurkan konsumsi 15 mg per hari)
mempunyai pengaruh menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah. Kondisi ini disebut dengan Megavitamin effect.
Niasin juga digunakan untuk mengendalikan kadar lemak dalam darah jika seseorang tidak menurunkan kadar lemak dalam darah melalui diit. Penurunan kandungan lemak dalam
darah perlu diperhatikan. Pemilihan bahan makanan yang mengandung lemak tinggi harus diimbangi dengan konsumsi serat dan bahan makanan lain yang dapat menurunkan
kandungan lemak dalam darah.
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Direktorat Pembinaan SMK telah melaksanakan program untuk meningkatkan rintisan SMK dibeberapa daerah. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa beberapa SMK tersebut masih mengalami berbagai hambatan dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar, terutama dalam pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik (guru).
Kebijakan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui jalur pendidikan menengah kejuruan, terangkum dalam renstra Direktorat Pembinaan SMK 2005-2009. Implementasi renstra tersebut mencakup berbagai program pengembangan, antara lain adalah pemberdayaan SMK serta reposisi dan revitalisasi SMK. Agar tujuan program pengembangan tujuan SMK tercapai dan merujuk pada keragaman yang menjadi ciri negara kesatuan republik Indonesi, implementasi UU No. 22 / 1999 tentang pemerintahan pusat dan daerah serta UU No. 25 / 1999 tentang propermas, maka pelaksanaan program yang direncanakan secara intensif, terencana dan sistematis memerlukan program pendampingan. Melalui program pendampingan yang menjembatani dan mengarahkan kebijakan pusat dalam hal ini direktorat pembinaan SMK diharapkan dapat terealisasi melalui adaptasi kebijakan desentralisasi atau daerah setempat.
Untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut pada tahun 2008 Direktorat Pembinaan SMK mencanangkan berbagai program antara lain pemberian bantuan sarana dan peralatan praktik siswa, mengingat keterbatasan jumlah tenaga pendidik khususnya untuk mata pelajaran produktif (program keahlian).
Dan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SMK-SMK tersebut, pada tahun anggaran 2009 ini Direktorat Pembinaan SMK telah mengalokasikan dana Program Bantuan Pendampingan SMK. Program ini akan dititikberatkan pada program pemberdayaan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi yang menyelenggarakan program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).
Program pendampingan adalah program bimbingan teknis yang sesuai dengan tujuan pengembangan SMK agar arah pelaksanaannya sesuai dan tepat sasaran tanpa harus meninggalkan kekhasan dan karakteristik lembaga dan daerah setempat. Langkah awal pendampingan adalah bimbingan teknis pada beberapa SMK, meningkatkan kemapanan dan kemandirian SMK Baru. Hasil yang diharapkan melalui program pendampingan ini adalah peningkatan kualitas SMK Baru sesuai dengan tujuan pengembangan.
B. Tujuan
Tujuan dari Program Pendampingan SMK ini adalah untuk membantu kelancaran kegiatan belajar mengajar di SMK agar dapat berjalan dengan baik dan pelaksanaan kegiatan pendataan SMK untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) jenjang pendidikan menengah. Untuk mencapai tujuan tersebut, kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan selama program pendampingan SMK ini adalah:
1. Penyusunan perangkat persiapan pembelajaran;
2. Praktik mengajar terbimbing dan mandiri sesuai dengan program keahlian yang ada di SMK;
3. Menyusun dan mengembangkan alat evaluasi;
4. Melakukan pemetaan dan pendataan penduduk usia 16-19 tahun baik yang mengikuti pendidikan menengah maupun yang belum
5. Mengidentifikasi penyebab dari tidak mengikuti pendidikan menengah
6. Mengidentifikasi minat lulusan SMP atau yang sederajat untuk melanjutkan ke SMK
7. Penataan sistem administrasi sekolah;
8. Pembenahan media pembelajaran
9. Pembenahan dan penataan perpustakaan
10. Penataan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat.
11. Pengembangan kegiatan ekstra kurikuler sekolah
12. Sosialisasi dan pencitraan SMK kepada masyarakat setempat, SMP/MTS, dan siswa SMK yang drop out (DO)
13. Melakukan dokumentasi dari setiap kegiatan (100 photo digital/SMK)
C. Manfaat
Program pendampingan SMK Baru oleh peserta program ini diharapkan memperoleh hasil dan bermanfaat bagi semua pihak yang terkait. Secara rinci, hasil dan manfaat yang diharapkan dari program untuk masing-masing pihak adalah:
1. Bagi Sekolah adalah:
a. Mendapatkan bantuan tenaga pengajar dari peserta program.
b. Terwujudnya silabus KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) di SMK.
c. Tersedia bahan ajar diklat produktif di SMK.
d. Tersedianya media pembelajaran unutk mata diklat produktif di SMK.
e. Tersedianya sistem administrasi pembelajaran guru di SMK.
f. Tersedianya media promosi sekolah di SMK.
g. Tertatanya lingkungan sekolah yang bersih dan indah.
h. Meningkatnya kegiatan ekstrakurikuler siswa SMK.
2. Bagi Peserta program Tenaga Pendamping adalah :
a. Mendapatkan pengalaman langsung unutk meningkatkan kompetensi keguruannya.
b. Memantabkan kesiapannya untuk bekerja menjadi guru SMK di daerah.
3. Bagi Direktorat Pembinaan SMK adalah :
a. Mendapatkan bantuan tenaga lapangan yang berjiwa pemberani bersemangat tinggi dalam peningkatan mutu SMK.
b. Menemukan model pembinaan SMK melalui kerja sama dengan perguruan tinggi.
4. Bagi Pemerintah Daerah adalah :
a. Mendapatkan peluang untuk menyeleksi calon guru SMK yang sesuai dengan kebutuhan.
b. Mendapat bantuan tenaga pengajar dari peserta program pada SMK di daerahnya.


BAB II
PELAKSANAAN PEMBEKALAN DAN
PROGRAM KERJA

A. Pembekalan
Setiap Peserta program pendampingan SMK tahun 2010 harus mengikuti pembekalan yang telah ditetapkan. Pembekalan meliputi pembekalan umum, teknis dan materi bidang studi. Adapun jadwal pembekalan adalah:
Jadual Pembekalan di FKIP UNS Surakarta
No Hari/tanggal Jam Kegiatan Pembicara
1. Selasa
20 – 04 – 2010 12.00 – 13.00 Registrasi & makan siang Panitia
13.00 – 14.30 Menjadi guru sejati Prof. Dr. M. Furqon Hidayatullah, M.Pd
Dekan FKIP UNS
14.30 – 16.00 Kebijakan Depdiknas Tentang Program Pendampingan SMK Ir. Muh. Abdul, M.Sc
Subdit Program Dit PSMK
2. Rabu
21 – 04 – 2010 09.00 – 12.00 Registarsi &
motivasi training dan pembuatan media PBM Danar S Wijayanto, S.T., M.Eng.
Dosen PTM
13.00 – 13.30 Registrasi & makan siang Panitia
13.30 – 15.00 Kegiatan teaching & non Teaching Drs. J. Soekardjo, M.Si
Ka. UPPL FKIP UNS
15.00 – 16.00 Teknik pelaksanaan pendampingan di SMK Dr. AG. Tamrin, M.Pd, M.Si
Ketua program pendampingan SMK
3. Kamis
22 – 04 – 2010 09.00 – 12.00 Registarsi &
Pengantar teching & non teaching Drs. H. Suwachid,MPd, M.T.
Kajur PTK
12.00 – 13.00 Registrasi & makan siang Panitia
13.00 – 16.00 Penguasaan teknologi informasi Tim ICT FKIP



B. Lokasi Program Pendampingan SMK (Khusus Kabupaten Pekalongan)
Lokasi pelaksanaan program pendampingan SMK yang harus dilaksanakan oleh UNS dan daftar penempatan peserta (khusus di Kota Pekalongan) adalah:
Mahasiswa Pendampingan SMK
No NAMA TEMPAT TUGAS KETERANGAN
1.

2.
3. m amin maezun tb
SMK 1 karangdadap


SMK 1 Karangdadap Kec. Sragi, Pekalongan

Kec. Karangdadap,
pekalongan

C. Waktu Pelaksanaan Program
Program pendampingan SMK dilaksanakan selama 4 (empat) bulan terhitung mulai bulan desember 2010 sampai dengan bulan maret 2011.

D. Program Kerja Peserta Pendampingan
Sasaran dari program bantuan pendampingan SMK ini adalah SMK-SMK di Indonesia yang masih perlu untuk didampingi dalam upaya mewujudkan terlaksananya tiga pilar utama pendidikan nasional yaitu peningkatan mutu pembelajaran, pemerataan akses dan penciteraan publik.
Untuk pencapaian tujuan di atas maka dalam melaksanakan kegiatannya peserta pendampingan membuat program kerja untuk mempermudah dalam pelaksanaan program pendampingan. Dalam pelaksanaan program pendampingan di SMK 1 Karangdadap, Peserta Pendampingan membuat program kerja selama 3,5 bulan. Berikut adalah program kegiatan yang di buat peserta pendampingan setiba di SMK 1 Karangdadap:
1. Melaksanakan pendampingan dan pengajaran sesuai dengan jadwal yang telah diberikan oleh Ketua Program Teknik sepeda motor.
2. Membantu administrasi baik administrasi lab, Prodi Teknik sepeda Motor dan administrasi sekolah.
3. Observasi lingkungan sekolah, baik lingkungan fisik maupun lingkungan kerja SMK 1 Karangdadap: melihat secara menyeluruh kondisi lingkungan sekolah berupa ruang, gedung, halaman, tempat parkir dan lahan yang masih kosong, serta mengetahui bagaimana kondisi dari lingkungan sekolah, Melakukan kunjungan ke ruang guru normatif, guru produktif, BP, TU.
4. Membantu perawatan, perbaikan dan pembuatan lab Teknik Sepeda Motor.
5. Melakukan pencitraan SMK.
6. Ikut aktif dalam kegiatan yang dilaksanakan sekolah.
7. Membantu menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan sekolah.
8. Memberi kontribusi pada prodi lain.
9. Memperluas wawasan atau ilmu yang berhubungan dengan prodi yang di dampingi.







BAB III
KONDISI AWAL SMK 1 KARANGDADAP

A. Profil Sekolah
1. Pendahuluan
Sekolah menengah kejuruan (SMK) 1 Karangdadap kabupaten pekalongan didirikan dengan Suryo Sengkolo :
“ASWA NGAWIYAT TANPA ELAR”
2008
Suryo Sengkolo tersebut mengandung makna usaha untuk meraih ilmu yang lebih tinggi.
SMK 1 Karangdadap pada awalnya adalah Unit Sekolah Baru SMK Negeri, yang beralamat di Jl. Raya Kedungkebo Karangdadap Kab. Pekalongan. SMK 1 Karangdadap secara resmi berdiri melalui SK Tim Pendiri USB SMK 1 Karangdadap No. 321032618015, pada Tanggal 02 Mei 2008
Secara geografis beralamatkan Jl. Raya Kedungkebo Karangdadap Kab. Pekalongan, Jawa Tengah. Kegiatan belajar mengajar diawali sejak Tahun Pelajaran 2008/2009 dengan membuka 2 Program Keahlian yakni Program Keahlian Teknik Sepeda motor sebanyak 2 rombel sejumlah 61 siswa dan Program Keahlilan Tata Busana (Butik) sebanyak 1 rombel sejumlah 21 siswa. Kemudian pada tahun 2009/2010 telah dibuka program keahlian baru yaitu teknik sepeda motor sebanyak 2 rombel dan tiap rombel berjumlah 32 siswa.
Dengan berlakunya sebutan Sekolah Menegah Kejuruan, karena kurikulum yang dilaksanakan adalah kurikulum mengenai program studi perkembangan Teknik dan menyiapkan siswa memasuki lapangan kerja serta sikap profesionalisme.
Program keahlian dan program keahlian yang ada di SMK Negeri karangdadap adalah:
a. Program Keahlian : Teknik Sepeda motor
b. Program Keahlian : Tata Busana (Butik)
c. Program Keahlian : Teknik Otomotif (Sepeda Motor)

2. Visi
”terwujudnya kegiatan belajar mengajar yang bermutu, relevan, menyenangkan, dan menciptakan lulusan yang berkompeten dan berakhlaqul karimah”.
3. Misi
Misi SMK 1 Karangdadap kabupaten pekalonagn adalah:
1. Terselenggaranya tatanan belajar mengajar yang berkualiatas
2. Membekali peserta didik dengan IPTEK yang relevan dan budi pekerti, agar mampu mengembangkan diri secara mandiri, mengisi lowongan pekerjaan sesuai dengan bidang keahliannya, profesional atau melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
3. Terselenggaranya administrasi sekolah yang baik dan transparan
4. Terciptanya lingkungan sekolah yang nyaman, aman, sejuk, dan indah
5. Menjalin hubungan yang harmonis dengan orang tua murid, DI/DI instansi terkait dan masyarakat sekitar
4. Tujuan
Tujuan SMK 1 Karangdadap:
1. Meningkatkan kompetensi guru
2. Menambah jumlah kualitas sarana dan prasarana
3. Melaksanakan program perawatan dan perbaikan sarana dan prasarana
4. Meningkatkan kualitas KBM
5. Memperoleh siswa yang unggul
6. Menggalang sumber dana
7. Meningkatkan peran serta masyarakat
8. Menciptakan lingkungan yang kondusif
5. Nilai-Nilai
Nilai-nilai yang harus dipedomani dan dijadikan acuan dalam bertindak dan berperilaku adalah:



a. Kebersamaan
Menentukan tujuan bersama, memecahkan masalah bersama, membagi dan menyelesaikan tugas bersama, mencapai hasil dan menikmatinya bersama.
b. Transparansi
Adanya keterbukaan dalam pengambilan keputusan (kebijakan), dan hu-bungan antar sesama warga sekolah.
c. Tanggung jawab
Semua warga sekolah harus melaksanakan tugas dengan baik sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.
d. Saling percaya
Seluruh warga sekolah saling mempercayai, berfikir positif, dan tidak saling mencurigai.
e. Saling menghargai
Setiap warga sekolah harus saling menghormati tugas dan fungsi masing-masing.
f. Disiplin
Setiap warga sekolah harus menegakkan disiplin sesuai dengan aturan yang berlaku.
g. Kreativitas dan inovasi
Tidak pernah merasa puas atas prestasi yang dicapai, tetapi selalu mensyukurinya sebagai motivasi untuk selalu berkreasi (mengembangkan ide-ide baru) dan mengadakan pembaharuan untuk SMK 1 Karangdadap.
h. Pelayanan prima
Selalu memberikan pelayanan kepada semua stakeholder dengan sebaik-baiknya dengan menerapkan prinsip A3 (attitude, attention, and action).



6. Sasaran
1. 100% Guru berijazah S1
2. 75% guru produktif kompeten (baik formal atau aktual)
3. Ratio alat praktek 1 : 3-5
4. Ratio alat praktek ringan 1 : 1
5. Perawatan alat praktek dilakukan setiap tahun
6. Ruang kelas = 80% jumlah rombongan belajar
7. Mengupayakan penyusunan modul pembelajaran
8. Mengupayakan lulusan bersertifikat kompetensi

B. Sumber Daya Sekolah
1. DATA GURU
No Kelompok Jenjang Pendidikan Usia
D3 S1 S.2 Jml < 22 22- 50 56- 59 >60 Jml
1 Guru Produktif 12 12 12 12
2 Guru Adaptif 11 11 11 11
3 Guru Normatif 5 5 5 5
4 BP/BK 1 1 1 1
JUMLAH 29 29 29 29


2. DATA PEGAWAI/KARYAWAN

No Kelompok Jenjang Pendidikan Usia
S1 D3 SLTA SMP SD Jml < 22 22-50 50-60 >60 Jml
1 Kepala TU - - 1 - - 1 - 1 - - 1
2 Staff TU 1 2 3 - - 6 - 6 - - 6
3 Toolman - - 1 - - 1 - 1 - - 1
4 Kebersihan/Caraka & jaga malam - - 2 - 1 3 - 3 - - 3
JUMLAH 1 2 7 - 1 11 - 11 - - 11

3. DATA SISWA

No Bidang
Prog
Keahlian Data siswa Tahun Pelajaran 2009/2010
Tingkat X Tingkat XI Tingkat XII Jumlah
Jumlah Jumlah Jumlah
Kelas Siswa Kelas Siswa Kelas Siswa Kelas Siswa
1 Teknik Sepeda motor 2 60 2 61 - - 4 133
2 Busana Butik 2 59 1 21 - - 3 84
3 Teknik Sepeda Motor 2 73 2 78
Jumlah 6 192 3 82 - - 9 274

4. DATA RUANG DAN LAIN-LAIN

No Jenis Ruang Jml Luas m2 Kondisi
Baik/rusak Keterangan
1 Ruang teori/ kelas 12 587 Baik Belum mencukupi
2 Laboraturium Komputer Perlu di bangun
3 Ruang Perpustakaan Perlu di bangun
4 Ruang serba guna Perlu di bangun
5 Ruang UKS Perlu di bangun
6 Bengkel T. Sepeda motor 1 189 Baik Alat Belum Lengkap
Bengkel Busana Butik 1 189 Baik Alat Belum Lengkap
Bengkel T. Otomotif Perlu di bangun
7 Ruang Diesel Perlu di bangun
8 Ruang Gambar Perlu di bangun
9 Koperasi/ Toko Perlu di bangun
10 Ruang BP/BK 1 28 Perlu di bangun
11 Ruang Kepala Sekolah/TU 1 126 Baik Jadi satu ruang
12 Ruang Guru
13 Ruang OSIS Perlu di bangun
14 Kamar mandi/WC Guru 2 14 Baik
15 Kamar mandi/WC Murid 2 56 Baik
16 Gudang Perlu di bangun
17 Ruang Ibadah Perlu di bangun
18 Rumah Penjaga Sekolah Perlu di bangun
19 Ruang Lab Fisika/Kimia Perlu di bangun
20 Laboratorium Bahasa Perlu di bangun
21 Ruang Pameran Perlu di bangun
22 Ruang BKK Perlu di bangun
23 Ruang Prakerin Perlu di bangun
24 Ruang MS Perlu di bangun
25 Ruang Alumni Perlu di bangun
26 Ruang Unit Produksi Perlu di bangun
27 Asrama siswa Perlu di bangun
28 Jalan aspal lingkungan Belum diaspal

C. Teaching
1. Silabus dan RPP
Setiap guru telah memiliki Silabus maupun RPP tetapi Silabus dan RPP tersebut adalah murni buatan guru di SMK 1 Karangdadap dan belum di sesuaikan dengan KTSP SMK 1 Karangdadap. Hal tersebut dikarenakan memang di SMK 1 Karangdadap belum memiliki KTSP yang lengkap karena memang sedang dalam proses pengerjaan.



2. PBM
Untuk mengetahui keadaan mengajar di SMK 1 Karangdadap maka digunakan model les. Model les adalah suatu pengamatan untuk memahami kegiatan belajar mengajar (KBM) yang dilakukan oleh guru mata diklat di sekolah. Dalam hal ini adalah guru pamong sebagai pembimbing peserta pendampingan.
a. Persiapan Program Pengajaran
Sebelum melaksanakan KBM maka guru diwajibkan membuat rencana pengajaran yang berupa RPP. Guru telah memiliki RPP tetapi dalam proses belajar mengajar guru jarang melihat maupun membawa RPP yang telah ada.
b. Proses Pengajaran
Proses dimulai dengan salam pembuka, kemudian penguasaan kelas untuk penyampaian materi, membuka pertanyaan dan terakhir mengadakan evaluasi untuk mengetahui pemahaman siswa. Di SMK Karangdadap Setelah guru masuk kelas, guru memberi salam kemudian mengabsen siswa. Untuk jam pertama diadakan doa bersama. Kemudian guru menyampaikan materi kepada siswa sekaligus mengulang materi pertemuan sebelumnya. Menjelang akhir pertemua guru biasanya memberikan tugas untuk mengevaluasi pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan guru. Terakhir adalah salam penutup dari guru. Sebagai catatan adalah penguasaan kelas saat jam praktek perlu diperhatikan karena kadang siswa yang menunggu giliran praktek gaduh dan tidak memperhatikan teman lain yang praktek.
c. Sikap Guru di dalam Kelas
Sikap guru yang menunjang adalah wibawa, tetapi tidak keras, dan monoton, selalu mengembangkan suasana demokratis. Hal ini sangat mendukung keberhasilan guru mengelola kelas. Sikap guru di depan kelas bagus sehingga saat guru menerangkan siswa mendengarkan dengan baik.
3. Evaluasi
Evaluasi adalah alat pengukuran untuk mengetahui tingkat penguasaan materi yang telah disampaikan guru. Selain itu juga dapat digunakan untuk mengetahui keberhasilan guru dalam mengajar. Evaluasi yang baik meliputi : evaluasi afektif, kognitif dan psikomotorik. Alat yang biasa digunakan : pretest, post test, tes sumatif, tes sub sumatif. Di SMK 1 Karangdadap kebanyakan evaluasi yang digunakan adalah evaluasi kognitif dengan menggunakan alat tes berupa soal yang nanti dikumpulkan. Untuk penilaian Afektif, guru cukup mengetahui bagaimana sikap, minat, konsep diri, nilai, dan moral siswa. Guru mengetahui bagaimana tingkah dan prilaku siswa di dalam kelas. Hal itu ditunjang dengan hafalnya guru terhadap nama siswa yang diajarnya. Untuk evaluasi psikomotorik, saat praktek guru memperhatikan kecakapan siswa sehingga guru mengetahui siapa siswa yang bisa dan siapa siswa yang tidak bisa sehingga untuk siswa yang tidak bisa guru melakukan bimbingan yang lebih kepadanya.
4. Media
Media adalah sarana untuk membantu dalam proses belajar mengajar sehingga akan tercapai tingkat efisiensi dan efektivitas yang tinggi. Media digunakan untuk menarik pehatian siswa terhadap apa yang disampaikan. Di SMK 1 Karangdadap media yang digunakan untuk Prodi Teknik sepeda motor berupa sepeda motor yang meliputi
1. Tune up
2. kopling sentrifugal.
3. kopling manual.
4. kepala silinder 2 tak.
5. suspensi 4 tak.
6. suspensi sport.
7. blok silinder 4 tak.
8. kelistrikan
9. Gas buang.

D. Non Teaching
1. Administrasi Sekolah
Untuk menunjang semua kelancaran kegiatan di SMK 1 Karangdadap diperlukan penyelenggaraan administrasi sekolah yang baik. Administrasi disini merupakan semua usaha kerjasama yang dilaksanakan oleh sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama yang bersifat tertib dan lancar. Kegiatan yang dilaksanakan merupakan kegiatan yang meliputi urusan surat-menyurat, kepegawaian, keuangan, pendataan siswa dan lain-lain. Administrasi di sekolah dilakukan oleh pegawai Tata Usaha, dimana sudah berjalan dengan baik walaupun masih banyak kekurangan dimana-mana.
2. Administrasi Prodi Teknik sepeda motor.
Prodi Teknik sepeda motor karena melakukan pengurusan terhadap laboratorium Teknik Sepeda motor yang terdiri Lab. Sepeda motor, tempat penyimpanan alat dan bahan maka diperlukan juga administrasi laboratorium sehingga proses berlajar mengajar dapat terlaksana dengan baik. Laboratorium yang dikelola oleh Prodi Teknik Sepeda motor sudah memiliki administrasi yang cukup baik dengan ada inventarisasi alat dan bahan praktek. Sehingga akan mudah mengecek keberadaan barang maupun mengetahui kondisi barang yang ada di laboratorium. Selain itu ada tool man untuk lab. sepeda motor sehingga pengelolaan menjadi jelas.
3. Perpustakaan
Perpustakaan SMK 1 Karangdadap hanya memiliki satu almari dan belum memiliki ruang perpustakan tersendiri, masih menyatu dengan ruang guru. Untuk kegiatan harian peminjaman dan pengambalian buku sementara hanya bisa dimanfaatkan guru dan karyawan sekolah, siswa belum bisa memanfatkan karna masih sangat terbatas buku dan administrasi dan pengelolaan perpustakaan yang sangat kurang. Bisa di katakan SMK 1 Karangdadap belum mempunyai perpustakaan.
4. Lingkungan Sekolah
a. Kebersihan
SMK 1 Karangdadap hanya memiliki 1 penjaga sekolah sehingga setiap saat kebersihan lingkungan tidak dapat selalu dijaga. Diperlukan kerja sama semua warga sekolah untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Usaha menjaga kebersihan lingkungan sekolah terus dilakukan seperti kegiatan jum’at bersih pada hari jum’at selama 45 menit.


b. Kerapian
Seragam sekolah merupakan salah satu bentuk kerapian yang terpancar dari siswa SMK 1 Karangdadap. Karena untuk menegakkan kedisiplinan juga, siswa wajib mengenakan seragam yang rapi, lengkap dan sopan. Dan apabila ada siswa yang tidak rapi maka akan dikenakan sangsi berupa pemberian poin kesalahan.
c. Ketenangan
Meskipun letak SMK 1 Karangdadap yang berada di tepi jalan tapi suara kendaraan tidak terdengar sampai ke dalam sekolah karena adanya halaman depan yang lebar.
d. Keamanan
Kondisi keamanan di SMK 1 Karangdadap sangat kurang. Hal ini dikarenakan belum adanya pagar pembatas, tempat parkir siswa maupun guru dan pengaman dilingkungan SMK 1 Karangdadap.
e. Ketertiban
Secara umum, ketertiban di SMK 1 Karangdadap sudah berjalan dengan baik. Hal ini ditunjukkan oleh siswa-siswi yang selalu tertib mengenakan seragam sesuai harinya, untuk hari Senin sampai kamis siswa mengenakan seragam abu-abu putih, untuk hari Jum’at dan Sabtu mengenakan seragam Pramuka.
5. Ekstra Kurikuler
Kegiatan Ekstra yang sudah berjalan diantaranya :
a. Kegiatan PMR (Palang Merah Remaja).
b. Kegiatan Pramuka yang dilaksanakan setiap hari Jum’at jam 14.00
c. Ekstra bengkel otomotif
d. Kegiatan olahraga Volly, sepakbola dan Futsal.
Untuk kegiatan ekstrakulikuler antusias siswa cukup baik dan dalam pelaksanaan juga cukup baik. Tapi karena SMK 1 Karangdadap adalah unit sekolah baru maka untuk kegiatan ekstrakulikuler tersebut belum memiliki sekertariat masing-masing karena hanya ada ruang OSIS.

6. Pencitraan SMK
Dengan melihat praktik di lapangan maka rencana program yang pendampingan Pencitraan sekolah dengan membuat media promosi sekolah, Sebagai sekolah baru, sekolah ini sudah mempunyai peminat yang relatif sedikit. Hal ini terbukti dengan jumlah siswa yang mendaftar pada tahun pelajaran 2010/2011 yang tidak memenuhi harapan sebagai SMK negeri. Hanya menerima siswa/siswi sebanyak 7 kelas yang mana terdiri dari 3 kelas Otomotif, 1 kelas Tata Busana dan 2 kelas Teknik Sepeda motor. Media promosi yang digunakan SMK 1 Karangdadap hanya poster yang dipasang didepan SMK.



BAB IV
RANCANGAN DAN JADUAL KEGIATAN

A. Pelaksanaan Pendampingan
Pelaksanaan Pendampingan di SMK 1 Karangdadap dimulai tanggal 29 April 2010 dan direncanakan sampai tanggal 26 Agustus 2010. Pelaksanaan pendampingan dilakukan dengan bimbingan dan bantuan Ketua Program Teknik Sepeda motor. Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan oleh peserta program pendamping adalah sebagai berikut:
1. Pendampingan dan Pengawasan Program Produktif
Pendampingan praktek las dilakukan untuk mengawasi murid yang sedang praktek agar praktek berjalan sesuai jadawal sehingga joobsheet selesai tepat waktu dikarenakan sudah pada akhir pembelajaran 2009/2010.
2. Pembuatan Bahan Ajar Program Produktif
Penyusunan bahan ajar diklat produktif dilaksanakan dengan dua cara yaitu pembuatan modul dan jobsheet yang disesuaikan dengan kebutuhan SMK. Hal ini dilakukan karena belum tersedianya modul yang dibuat oleh guru sendiri karena selama ini guru masih menggunakan modul yang diterbitkan oleh suatu percetakan yang belum sesuai dengan KTSP yang telah dibuat oleh guru sehingga bahan ajar belum sesuai dengan kondisi SMK.
Adanya modul dan jobsheet yang telah dikembangkan oleh guru dan Peserta Program Pendampingan telah memberikan banyak manfaat. Guru menjadi mengetahui tentang materi yang akan disampaikan dan siswa mengetahui apa yang harus dilakukan dengan melihat jobsheet. Dengan demikian proses belajar mengajar menjadi lancar.
3. Proses Belajar Mengajar
Peserta program pendamping melakukan pengajaran secara mandiri untuk pelajaran prokdutif dikelas (PDTM dan GTM) dan sesekali mendampingi guru Teknik Sepeda motor saat kegiatan praktek dilab. las. Kegiatan pendampingan yang dilakukan terutama pada kelas X dan kelas XI untuk pelajaran PDTM dan GTM. Peserta pendampingan membantu mengisi jam kosong guru produktif Teknik Sepeda motor dengan menjaga kelas maupun pemberian materi ajar.
4. Pemeliharaan Laboratorium Teknik Sepeda motor
Pemeliharaan lab. Sepeda motor dilakukan oleh toolman yang bekerja dan peran aktif siswa.
5. Kegiatan atau Acara yang Diadakan Sekolah
Kegiatan rutin maupun kegiatan dalam memperingati hari besar yang telah dilaksanakan selama program pendampingan dilakukan. Antara lain adalah kegiatan yang rutin dilakukan adalah upacara 2 minggu sekali dan apel guru 2 minggu sekali, kegiatan clasmeting, kegiatan pembagian raport maupun pertemuan wali murid, Penerimaan Siswa Baru, dan Masa Orientasi Siswa berjalan dengan baik
6. Penataan Lingkungan Sekolah
Proses belajar mengajar yang baik dapat terwujud dengan adanya lingkungan sekolah yang bersih dan indah. Penataan lingkungan sekolah berupa penataan ruang dan penataan lingkungan. Dalam penataan ruang peserta pendampingan membantu menseting agar ruang laboratorium dapat berfungsi dengan baik. Dalam penataan lingkungan banyak dilakukan oleh penjaga sekolah, yang bertugas untuk menjaga kebersihan lingkungan dan penataan taman sekolah. Ketertiban lingkungan sekolah dapat terpenuhi jika seluruh penduduk sekolah baik siswa, guru maupun pegawai dapat saling bekerja sama untuk mewujudkan lingkungan yang tertib dan aman. Oleh karena itu untuk mewujudkan hal tersebut dilakukan penertiban lingkungan sekolah dengan penataan lingkungan parkir dan operasi ketertiban siswa yang diadakan secara mendadak.
7. Pencitraan dan Media Promosi Sekolah
Salah satu usaha agar SMK tetap eksis / berkelanjutan adalah dengan adanya media promosi dan pencitraan yang tepat. SMK 1 Karangdadap telah memiliki web site sederhaana sehingga dari segi pencitraan dan promosi telah cukup baik. Peserta pendampingan membantu proses pencitraan sekolah dengan melakukan tindakan-tindakan yang baik di dalam sekolah maupun di luar lingkungan sekolah. SMK 1 Karangdadap juga mempunyai hubungan yang baik dengan lingkungan sekolah antara lain adanya hubungan yang harmonis antara sekolah dan lingkungan sekitar sekolah. Berusaha untuk membuat angket untuk masyarakat dan siswa SMP untuk mengetahui minat masyarakat sekitar untuk masuk ke SMK, serta untuk mengetahui bagaimana tanggapan masyarakat tentang SMK. Selain itu angket juga ditujukan untuk siswa SMK itu sendiri untuk mengetahui apa yang akan dilakukan setelah lulus dari SMK, dan tanggapan tentang pendidikan di SMK.

B. Teaching
1. Silabus dan RPP
Saat ini SMK 1 Karangdadap telah membuat KTSP dan telah selesai sehingga sekarang kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum SMK 1 Karangdadap. Untuk silabus dan RPP semua guru telah memilikinya sehingga diharapkan kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik.
2. PBM
a. Persiapan Program Pengajaran
Karena telah memiliki silabus dan RPP maka mempermudah guru dalam mempersiapkan pengajaran kepada siswa.
b. Proses Pengajaran
Proses pengajaran sudah berjalan dengan baik dan dalam hal praktek guru menunjuk terlebih dahulu siswa yang dianggap kurang mampu dalam penguasaan materi praktek.
c. Sikap Guru di dalam Kelas
Meskipun setiap guru memiliki cara pengajaran yang berbeda-beda sesuai dengan individu masing-masing tetapi secara garis besar dalam pengajaran guru dapat menempatkan diri di kelas sehingga para siswa memperhatikan dan menghormati gurunya.
3. Evaluasi
Evaluasi kognitif sudah berjalan dengan baik. Untuk evaluasi psikomotorik di Prodi Teknik Sepeda motor juga sudah berjalan dengan baik berupa penilaian saat praktek. Sedangkan untuk evaluasi afektif masih perlu ditingkatkan, secara garis besar guru mengetahui bagaimana tingkah dan tindakan siswa selama proses belajar mengajar tetapi masih belum dinilai dalam penilaian akhir.
4. Media
Media pembelajaran saat peserta pendampingan berada di SMK 1 Karangdadap telah bertambah dan memiliki item baru. Antara lain, berupa: 1) Penambahan jumlah komputer sebanyak 20 unit untuk pembelajaran multimedia. 2) Proyektor sebanyak 1 unit untuk proses belajar mengajar di kelas. 3) Penambahan jumlah alat praktek untuk Prodi Teknik Sepeda motor.

C. Non Teaching
1. Administrasi Prodi Teknik Sepeda motor
Administrasi telah berjalan cukup baik, semua administrasi Prodi Teknik Sepeda motor telah dimaping dan diletakan di lemari kantor Teknik Sepeda motor sehingga setiap guru bisa menjalankan, mengupdate, maupun mengembangkan administrasi di Prodi Teknik Sepeda motor. Telah dibuat inventaris barang di masing-masing laboratorium Teknik Sepeda motor, juga telah ada buku peminjaman, buku penerimaan, dan buku penggunaan untuk peralatan maupun bahan di laboratorium. Sehingga setiap barang yang ada di laboratorium dapat terkontrol dengan baik. Telah dibentuk juga koordinator untuk masing-masing laboratorium sehingga setiap laboratorium memiliki koordinator yang bertanggung jawab kepada kepala koordinator. Alat administrasi laboratorium telah ada dan cukup untuk pengelolaan yang lebih baik, sekarang semua tergantung pada pelaksanaan di lapangan baik koordinator, guru maupun siswa. Diharapkan semua dapat menjalankan fungsinya masing-masing dengan baik sehingga akan tercipta laboratorium yang tertib.
2. Lingkungan Sekolah
Karena masih merupakan sekolah baru maka bangunan yang dimiliki masih tergolong baru sehingga masih sangat layak untuk kegiatan belajar mengajar, meskipun jumlahnya masih kurang mencukupi. Untuk lingkungan sekolah telah ada penambahan jumlah tanaman keras dalam jumlah yang cukup banyak sehingga diharapkan beberapa tahun kemudian SMK 1 Karangdadap akan terlihat lebih hijau karena memang masih ada lahan kosong yang diperuntukan untuk penghijauan.
3. Ekstra Kurikuler
Pada umumnya kegiatan ekstrakulikuler telah berjalan dengan baik meskipun masih perlu adanya ruang-ruang khusus yang diperuntukan untuk kegiatan ekstrakulikuler baik berupa ruang sekertariat maupun ruang kegiatan.
4. Pencitraan SMK
Pencitraan oleh SMK 1 Karangdadap masih dilakukan lewat website sederhana sampai sekarang.














BAB V
PERMASALAHAN DAN PENANGGULANGANNYA

A. Permasalahan
Masalah atau permasalahan bagi sekolahan baru sangatlah komplek, tapi saya yakin dengan berjalannya waktu sedikit demi sedikit akan terselesaikan dengan baik. Butuh perjuangan dan kerja keras bagi segenap komite sekolah untuk meningkatkan kualitas dan kuntitas SMK baru. Permasalahan yang terjadi di SMK 1 Karangdadap selama program pendampingan berjalan antara lain :
1. Tingkat kedisplinan siswa perlu diperhatikan lebih. Tidak adanya pagar sekolahan membuat siswa kurang tertib keluar masuk sekolahan. Keterbatasan guru BK karena jumlah dan rasio siswa yang tinggi juga membuat ketidak aturan siswa.
2. Modul dan media pembelajaran untuk mapel produktif belum banyak pengembangan, sebagian memanfaatkan buku-buku dari perpustakaan SMK lain disekitar kabupaten pekalongan untuk menambah referensi mengajar.
3. Input siswa kurang memadai dan daya minat belajar masyarakat sekitar SMK sangat rendah. Banyak siswa yang keluar tanpa alasan yang jelas.
4. Karna ini adalan SMK baru, tentunya masih banyak permasalahan yang dialami. Seperti : sarana dan prasarana pembelajara di sekolah sangat terbatas. Penambahan guru produktif, gedung, bengkel dan peralatan praktek, bahan atau material praktek sangat dibutuhkan.

B. Penanggulangan
Butuh kerjasama semua pihak untuk menyelesaiakan berbagai masalah diatas. Perlu kesabaran dan keuletan dari semua pihak yang berada diSMK untuk memberdayakan dan mengoptimalkan sumber daya yang sudah ada. Penambahan gedung, sarana dan prasarana praktek untuk semua prodi, perpustakaan, modul pembelajaran dan akses internet gratis untuk semua warga sekolah, dengan itu semua diharapkan kualitas sekolah akan semakin tinggi sehingga kuantitas ikut tinggi dan SMK berkembang cepat.
BAB VI
PENUTUP

Laporan akhir ini merupakan bentuk pertanggungjawaban peserta pendampingan SMK kepada Fakultas Pendidikan dan Ilmu Pendidikan UNS, SMK 1 Karangdadap dan juga Dinas Pendidikan. Semoga program pendampingan ini dapat membantu pihak sekolah dan memberi manfaat.
Program Pendampingan SMK di SMK 1 Karangdadap ini kami harapkan akan menjadi pelajaran dan pengalaman yang berharga yang akan menjadi bekal bagi kami selaku calon guru. Selama Program Pendampingan SMK kami mempunyai kesan dan pesan serta saran yang ingin kami sampaikan, yaitu:
A. Kesan dan Pesan
Setelah melaksanakan pendampingan di SMK 1 Karangdadap selama beberapa bulan, penulis memperoleh kesan, diantaranya sebagai berikut:
1. Sarana dan Prasarana yang dimiliki SMK 1 Karangdadap masih belum lengkap, misalnya alat-alat perlengkapan industri, ruang kelas, laboratorium. Hal ini dikarenakan SMK 1 Karangdadap tergolong sekolah baru.
2. SMK 1 Karangdadap memiliki susunan organisasi yang teratur dan berjalan sesuai dengan fungsi serta tugasnya masing-masing, sehingga semua bisa berjalan lancar dan terarah.
3. Keharmonisan dan kekeluargaan yang terjalin diantara para anggota keluarga besar SMK 1 Karangdadap. Rasa kekeluargaan yang erat tampak pada keseharian mereka, hal inilah yang membuat komunikasi dapat berjalan dengan baik. Hubungan antara guru dan murid juga berjalan sangat baik.





B. Saran
SMK 1 Karangdadap memiliki sarana dan prasarana yang masih kurang guna mendukung kegiatan belajar mengajar. Meskipun seperti itu, SDM dari Guru dan karyawan tidak kalah dengan Sekolah lain. Dengan segala kerendahan hati penulis ingin menyumbangkan saran untuk kemajuan SMK 1 Karangdadap. Adapun saran tersebut adalah:
1. Perlu adanya peningkatan kedisiplinan para siswa SMK 1 Karangdadap. Selain itu juga perlu ditingkatkan kegiatan yang dapat mendukung prestasi akademik maupun non akademik.
2. Meningkatkan skill atau ketrampilan guru agar dapat memanfaatkan sarana prasarana yang ada dengan optimal.
3. Perlu adanya penambahan gedung untuk kelas dan praktik. Sangat disayangkan sekali ruang lab.praktik di gunakan untuk kelas.
4. Perlu perawatan peralatan dan perlengkapan praktek las secara berkala.

Demikianlah kesan dan saran dari penulis yang mungkin berguna bagi kemajuan SMK 1 Karangdadap. Penulis berharap semoga dengan adanya segala potensi, fasilitas sarana dan prasarana yang dimiliki, SMK 1 Karangdadap dapat meningkatkan prestasi baik dibidang akademik maupun non akademik. Dan semoga dapat terwujud tujuan pendidikan yang telah menjadi target dan sasaran dari SMK 1 Karangdadap.
Akhir kata, penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan Program Pendampingan SMK tahun ini. Tanpa dukungan semua pihak, Program Pendampingan SMK ini tidak akan berjalan dengan lancar seperti yang diharapkan. Selanjutnya penulis juga mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam pelaksanaan Program Pendampingan SMK ini, banyak hal yang kurang berkenan, kesalahan-kesalahan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.




DAFTAR PUSTAKA

Direktorat Pembinaan SMK Departemen Pendidikan Nasional, 2009, “Panduan Program Bantuan Pendampingan SMK Tahun 2009”, Surakarta: FKIP UNS.
Unit Program Pengalaman Lapangan, 2006, “Buku Pedoman Program Pengalaman Lapangan (PPL) FKIP-UNS”, Surakarta: UPPL FKIP UNS.
































LAMPIRAN









FOTO – FOTO KEGIATAN SELAMA PENDAMPINGAN